Berita Utama

Penyuluhan dan tes urine Prajurit Batalyon Satria Sandi Yudha

Penyuluhan dan tes urine Prajurit Batalyon Satria Sandi Yudha
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan alat pertahanan negara dari berbagai ancaman,baik dari dalam maupun dari luar negeri. Untuk itu,guna memastikan kesiapan garda terdepan pertahanan Negara RI,maka seluruh prajurit TNI harus selalu dalam kondisi prima,salah satunya adalah tidak terlibat dalam upaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Berangkat dari hal tersebut,maka Batalyon Satria Sandi Yudha,yang merupakan bagian dari Komando Cadangan Strategis AD (KOSTRAD),memiliki program rutin triwulan penyuluhan bahaya narkoba kepada seluruh anggotanya. Berlokasi di Divisi Taipur Kostrad Cilodong, pada Selasa 23 Februari 2021 pk.08.00 WIB sebanyak 45 Prajurit Batalyon Satria Sandi Yudha mengikuti penyuluhan bahaya narkoba dan pemeriksaan urine
“Program ini merupakan bentuk komitmen kami,prajurit TNI,guna memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Indonesia” tukas Letda Adam,selaku koordinator pelaksanaan kegiatan tersebut. Letda Adam menambahkan, “sebagai garda terdepan dalam mempertahankan negara dari berbagai ancaman,salah satunya narkoba,prajurit TNI harus bersih dari penyalahgunaan narkoba. sanksi tegas berupa pemecatan akan dijatuhkan kepada prajurit yang terbukti terlibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”
Di tempat terpisah,Sub Koordinator Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Depok, Purwoko Nugroho, menambahkan “kami sangat mengapresiasi program rutin dari batalyon Satria Sandi Yudha ini & ini merupakan bentuk implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 02 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024”. Lebih lanjut Purwoko mengatakan bahwa “dengan hasil pemeriksaan urine kepada prajurit batalyon Satria Sandi Yudha negatif semua,yang artinya tidak ada prajurit yang menyalahgunakan narkoba,maka ini juga bukti keseriusan mereka dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di Indonesia,khususnya di Depok”. “Ke depan,harapannya batalyon Satria Sandi Yudha dapat menjadi perpanjangan tangan kami,minimal dapat menjaga keluarga, saudara dan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka,untuk bersama-sama bergerak melawan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba” pungkas Purwoko
Dalam kegiatan tersebut sebanyak 8 pegawai BNN Kota Depok,termasuk di dalamnya Dokter dan Perawat BNN Kota Depok,terlibat dalam pemeriksaan urine prajurit batalyon Satria Sandi Yudha

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel